Al Quran Pembimbing Jalan Sosialisasi Zainuddin Hasan & Ikang Fawzi di Lampung Selatan 2009-2010

Al Quran Pembimbing Jalan Sosialisasi Zainuddin Hasan & Ikang Fawzi di Lampung Selatan 2009-2010
QS Al A'raf dan QS Az Zukruf adalah pegangan untuk Selalu Mengingat Allah Azza wa Jalla, Zainuddin Hasan & Ikang Fawzi, Marissa Haque & Yasmine Shahnaz

Dr. Zainuddin Hasan, SH, MH, MM & Drs. Ikang Fawzi, MBA

Dr. Zainuddin Hasan, SH, MH, MM & Drs. Ikang Fawzi, MBA
Dua Orang Calon Pemimpin Masa Depan Indonesia via Lampung Selatan

Langit Meluas: Islam yang Salamah di Lampung Selatan





Dua Anak Cukup Kata Presiden SBY & Ibu Negara Ani SBY

Dua Anak Cukup Kata Presiden SBY & Ibu Negara Ani SBY
Keluarga Kecil, Keluarga Sejahtera & Bahagia, Mari Ber-KB

Rabu, 19 Mei 2010

Sosialisasi Tim Pemenangan Pasangan Nomor 4


Pilih Nomor 4, Zainudin & Ikang: Rony Desa (Bengkulu)
Tim pemenangan pasangan nomor 4 Zainudin HAsan dan Ikang Fawzi terdiri dari para sukarelawan yang tidak dibayar sama sekali, namaun mereka adalah yang terbuka mata hatinya untuk perubahan sistem ketata-pemerintahan yang baik dan benar. Yang selama ini menjadi impian sebagian besar masyarakat 'the silent voices.'

22 komentar:

  1. Alhamdulillah terimakasih adinda HMI Bengkulu. May God bless you!

    Salam takzim, Kakanda Zainudin

    BalasHapus
  2. Ikang Fawzi dan Marissa Haque mendukung habis adik Zulkifli Hasan Menteri Kehutanan RI bernama Dr. Zainudin Hasan.

    May the force be with us always...

    Ayo ayo ayo...go for the best! Bismillaaaah...ya?

    Rock you!

    Regards, Ikang Fawzi & Marissa Haque di Natar dan Kalianda, Lampung Selatan, May 2010.

    BalasHapus
  3. Keikhlasan adalah pintu utama mencapai ridho Allah Azza wa Jalla..amiiin... insya Allah masyarakat di Lampung Selatan memilih nomor 4 pasangan Zainudin Hasan dan Ikang Fawzi suamiku...

    Doa ikhlas istri Ikang Fawzi,
    Marissa Haque Fawzi

    BalasHapus
  4. Insya Allah akan berbondong rakyat Lamsel memilih nomor 4 menjadi pemimpin mereka.

    Allahu Akbar!

    BalasHapus
  5. Dear fellows, please enter our website on:

    http://ikangmarissa-keluarga.blogspot.com/

    Regards, Ikang Fawzi and Marissa Haque

    BalasHapus
  6. Saat Rasulullah saw dan para sahabat hijrah, mereka meninggalkan kampung halaman, meninggal harta benda, dan meninggalkan keluarga. Mereka mengambil resiko untuk meraih sesuatu yang lebih besar. Mereka tahu, masalah bisa saja muncul baik saat hijrah dan setelahnya. Tetapi mereka tetap menjalaninya, karena mereka yakin masalah yang akan ditemui, Allah SWT sudah menyiapkan solusinya... (SHALAT & SABAR 0:10)

    BalasHapus
  7. Books, to the reading child, are so much more than books - they are dreams and knowledge; they are a future, and a past." (Esther Meynell dalam Marissa Haque & Ikang Fawzi)

    Oleh: Dr. Zainudin Hasan, SH, MM, MH

    BalasHapus
  8. Ikang Fawzi dan BIL di Botol Musik

    Laporan: Ina Maharani/Anny Rahimah
    Selasa, 13 Juli 2010 | 23:54 WITA

    MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -- Ungkapan “the old soldier never fade away” tampaknya pantas disematkan kepada trio BIL atau kepanjangan dari Brother in Law alias “Ipar Lelaki”, yang diawaki oleh Ikang Fawzi, Ekki Soekarno dan Gilang Ramadhan. Ketiga musisi kawakan ini bakal tampil di Botol Musik Café, Jumat (23/7) mendatang.

    Meski tidak lagi berusia muda layaknya anak-anak band, ketiganya sepakat untuk membentuk BIL dan ngeband kembali. Bagi tiga lelaki yang menikah dengan kakak beradik keluarga Haque (Marissa, Soraya dan Shahnaz) ini, bermusik tidak kenal batas usia. Di dalam dunia musik, hanya ada satu pakem yakni bagaimana membangun kreativitas agar musik itu bisa dinikmati orang lain. Dengan pengalaman panjang mereka bermain bermusik, reborn Ikang, Ekki dan Gilang tak bisa dipandang sebelah mata.

    Secara keseluruhan, BIL sudah merampungkan pengerjaan 11 buah lagu guna mengisi album perdana mereka. Tidak hanya menyentuh persoalan cinta, namun beragam tema mereka kemas apik dalam lagu-lagu tersebut. Single “Ramayana” misalnya, bercerita soal budaya bangsa Indonesia yang sering diklaim milik bangsa lain. Single ini juga memiliki karakter kuat dengan sentuhan gamelan Jawa.

    Selain itu, ada juga lagu berjudul “Budak Iblis” yang kisahnya terisnspirasi dari doa Nabi Yunus AS. Meski demikian, sebagai salam perkenalan, BIL sepakat melepas single “Marry Me” sebagai single jagoan mereka. Singel ini liriknya ditulis oleh Ikang. Sementara untuk musik, ketiganya urun rembuk. Ekki bertanggung jawab sebagai arranger dan music director.

    Diawali dengan petikan gitar, Ikang langsung membuka single ini dengan suara rocknya yang khas. Ini mengingatkan kita pada karakter vokal Ikang bertahun-tahun silam saat melantunkan lagu-lagu romantis. “Marry Me” sendiri berkisah tentang harapan seorang lelaki yang terpanah asmara. Rasa kasmaran itulah kemudian yang mendorong sang Romeo untuk mengungkapkan kalimat “would you please marry me” kepada wanita pujaannya. Single ini tak lain merupakan ungkapan cinta Ikang kepada istrinya, Marissa Haque. Secara jujur, Ikang bahkan mengungkapkan cintanya yang pertama dan terakhir hanya untuk Icha, wanita bermata indah. Adakah wanita yang mampu menolak permintaan dari Ikang seperti itu?

    Ekki, Ikang dan Gilang, adalah tiga nama yang tak asing lagi di telinga pencinta musik Indonesia. Ikang adalah penyanyi rock dengan album dan single-single populer di paruh tahun 80-an . Sebut saja nomor Ikang di antaranya adalah “Preman”, “Tanpamu”, “Salam Terakhir, Catatan si Boy”. Sementara Ekki, dikenal sebagai drummer rock terbaik tahun 1986. Salah satu karyanya bersama Pasific Harmony yang sempat meraih “Grand Prix International Pop Music Festival” di Turki dan Transylvania di tahun 1989 adalah “Where Do We Go From Here”.

    Terakhir Gilang, merupakan salah satu penambuh drum dan pemain perkusi terbaik di Tanah Air yang juga diakui sebagai World Class Drummer di dunia Internasional karna inovasinya mentransfer ritem-ritem tradisi Indonesia yang sangat kaya ke dalam permainan drumnya. Lewat BIL, Ikang ambil posisi sebagi vokalis, Ekki pada gitar, bass dan keyboard, serta Gilang pada drum dan perkusi.Jadi, tunggu apa lagi, saksikan aksi panggung Ikang Fawzi cs di Botol Musik.(*)

    Sumber: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/117424/Ikang-Fawzy-dan-BIL-di-Botol-Musik

    BalasHapus
  9. Like Water that Flows Constantly (by Marissa Haque Fawzi, 2004)

    Reflections on the meaning of life: Marissa Haque
    (Amidst the flood that hits Indonesia)

    Bintaro, Jakarta, February 21, 2004

    Water is the source of life.

    It is very flexible and can easily adapt itself to anything.
    If its course is blocked by a rock, then it will choose another one and continues flowing down towards its destination.
    Water also behaves modesty, because it always flows to a lower place.

    If the temperature rises, it evaporates, goes up to the sky and afterwards comes down again on the earth.

    Water cleans everything; it floods the rice fields in the dry season; it cleans dust and makes the soil fertile.
    According to a story, when the rain falls, thousands of angels come down with it.

    But if the rains come down in torrents and continuously, like what is happening in the last few days in Indonesia, then there might be something wrong in the relations between men and water.

    Water will become men’s friend if we treat it in s friendly way, but if we don’t do it, it will destroy us.In life, water is an indicator of the quality of men in the eyes of God the Almighty.

    FLowing Like Water (Marissa Haque Fawzi) Amids a Mild Snow in Athens, Ohio, USA, 2004

    BalasHapus
  10. Allahu Akbar! Alhamdulillah akhirnya BUnda Marissa Haque bersedia diusung maju menjadi wakilnya Pak Achmad Sumwandhi adik Walikota Tangerang dan Mantan Kadisdik Kabupaten Tangerang-nya Rano Karno dan Ismet Iskandar maju melawan dominasi kejahatan Keluarga Besar Penjahat Banten Ratu Atut Chosiyah yang semakin mendominasi di Provinsi Banten !!!

    BalasHapus
  11. Pencurian APBD di Banten dalam Pemilukada Tangerang Selatan 2010

    "Penyimpangan Rp13,08 miliar, Ratu Atut Chosiyah Dihimbau Belajar ke Tangerang Agar Jangan DIpakai untuk Airin Rachmi Diany Pilkada di Tangsel 2010 Ini"

    Sabtu, 26 Juni 2010, 07:58 WIB

    Pemerintah Provinsi Banten diminta belajar laporan keuangan ke Kota Tangerang atau Kabupaten Tangerang sehubungan penemuan Badan Pemeriksa Keuangan tentang penyimpangan APBD 2009 sebesar Rp13,08 miliar.

    "Saya sangat kecewa dan prihatin laporan hasil pemeriksaan (LHP) ditemukan adanya penyimpangan anggaran," kata Agus R Wisas, salah seorang anggota Komisi IV DPRD Banten, Jumat (25/6/2010).

    Ia mengatakan, semestinya Pemprov Banten belajar laporan keuangan ke Kabupaten Tangerang atau Kota Tangerang

    Sebab kedua daerah tersebut sudah tiga kali mendapat penghargaan terbaik Wajar Tanpa Pengecualian (WDP) dari BPK.

    "Jika Gubernur Banten belajar ke daerah itu, kemungkinan dalam laporan hasil pemeriksaan menjadi lebih baik,"ujarnya.

    Kalau Pemprov Banten mau studi banding ke dua daerah itu dan jangan sampai jauh-jauh ke luar daerah.

    Selama ini, BPK menilai laporan keuangan APBD Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang sangat baik sehingga perlu belajar kepada mereka.

    Pengalaman terburuk bagi Pemprov Banten, atas temuan BPK dalam laporan hasil pemeriksaan diindikasikan terjadi penyimpangan anggaran tahun 2009 sebesar Rp13,08 miliar.

    "Saya minta ke depan jangan sampai kasus penyimpangan anggaran terulang lagi," katanya.

    Sementara Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mengatakan pihaknya berjanji akan memperbaiki laporan hasil pemeriksaan BPK dari opini WDP ke Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

    "Saya akan berusaha untuk meningkatkan predikat terbaik," katanya.(Fz/At/Kl)

    BalasHapus
  12. Miyabi Sandra Buyung Raswin mengatakan...
    Info Airin Rachmi Diany:
    Selepas kami berhajat dalam urusan birahi bersama Chasan Sochib Penjahat Banten alias jawara Banten bersaudara, aku hendak pergi. Ratu Lilis Sochib dan Ratu Tatu ternyata langsung tidur karena kecapeka bercinta denganku. Kutarik tangan Airin Rachmi Diany dan kuajak ke lain kamar yang masih bersih. Awalnya Airin Rachmi Diany menolak namun ketika aku membisiki dengan kata kata cinta Airin Rachmi Diany barulah tersenyum senang.

    “Aku akan memberikan kenikmatan sekali lagi pada Bu Airin Rachmi Dianysebelum aku tidur, kita pindah kamar saja” ajakku pada Airin Rachmi Dianyyang langsung tersenyum senang. Airin Rachmi Diany kemudian menggandengku keluar kamar dan menutup kamar itu. Aku diajaknya ke kamar yang biasa digunakan Airin Rachmi Dianydengan suaminya tidur dan bercinta.

    “Marilah Bu Airin Rachmi Diany .. aku akan melayani Bu Airin Rachmi Diany seperti seorang istri, kita akan bercinta dengan penuh cinta, aku akan selalu mengisi sisi ranjang Bu Airin Rachmi Diany yang kesepian, percayalah padaku.. aku akan selalu memuaskan Bu Airin Rachmi Diany” kataku untuk membangkitkan gairah Airin Rachmi Diany yang sering meletup letup sambil tanganku meremas pantat Airin Rachmi Diany dengan gemas

    “Ya Prastowo .. Bu Airin Rachmi Diany senang akan apa yang kauberikan .. isi Bu Airin Rachmi Diany yang kesepian ini karena suaminya Tb Chaeri Wardana (Wawan) kawin siri lagi diam-diam dengan perempuan CIna di Kapuk. Beri aku kenikmatan dengan kepuasan cintamu, jangan buat Bu Airin Rachmi Diany harus menunggumu .. “ kata Airin Rachmi Diany dengan sungguh sungguh.

    “Kasih uang saku donk .. “ kataku dengan tertawa

    “Oh itu .. nggak masalahlah … Bu Airin Rachmi Dianya akan beri berapapun kamu minta .. “ ucap Airin Rachmi Dianydengan memelukku erat

    “Bobok yuk .. “ ajakku dengan memeluknya

    “Oke Prastowo .. biarkan saja kontolmu di dalam tempek Bu Airin Rachmi Diany.. trim sekali lagi .. kamu memuaskan Bu Airin Rachmi Diany bak suami istri .. Bu Airin Rachmi Dianysangat puas sekali .. Bu Airin Rachmi Dianyakan kelonin kamu .. “ tutup Airin Rachmi Diany dengan memejamkan matanya.

    Aku menutup mataku mengatur nafasku, masih ada satu lagi, iparAirin Rachmi Diany bernama Ratu Atut Chosiyah Gubernur Banten cantik luar biasa itu yang harus aku setubuhi. Aku serasa tak kuat lagi. Namun aku mencoba bertahan saja......ah nikmat sekali jadi gigolo yang wartawan Satelit News Tangerang Selatan.

    Hari Prastowo, Satelit News

    BalasHapus
  13. Pencurian APBD di Banten dalam Pemilukada Tangerang Selatan 2010

    "Penyimpangan Rp13,08 miliar, Ratu Atut Chosiyah Dihimbau Belajar ke Tangerang Agar Jangan DIpakai untuk Airin Rachmi Diany Pilkada di Tangsel 2010 Ini"

    Sabtu, 26 Juni 2010, 07:58 WIB

    Pemerintah Provinsi Banten diminta belajar laporan keuangan ke Kota Tangerang atau Kabupaten Tangerang sehubungan penemuan Badan Pemeriksa Keuangan tentang penyimpangan APBD 2009 sebesar Rp13,08 miliar.

    "Saya sangat kecewa dan prihatin laporan hasil pemeriksaan (LHP) ditemukan adanya penyimpangan anggaran," kata Agus R Wisas, salah seorang anggota Komisi IV DPRD Banten, Jumat (25/6/2010).

    Ia mengatakan, semestinya Pemprov Banten belajar laporan keuangan ke Kabupaten Tangerang atau Kota Tangerang

    Sebab kedua daerah tersebut sudah tiga kali mendapat penghargaan terbaik Wajar Tanpa Pengecualian (WDP) dari BPK.

    "Jika Gubernur Banten belajar ke daerah itu, kemungkinan dalam laporan hasil pemeriksaan menjadi lebih baik,"ujarnya.

    Kalau Pemprov Banten mau studi banding ke dua daerah itu dan jangan sampai jauh-jauh ke luar daerah.

    Selama ini, BPK menilai laporan keuangan APBD Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang sangat baik sehingga perlu belajar kepada mereka.

    Pengalaman terburuk bagi Pemprov Banten, atas temuan BPK dalam laporan hasil pemeriksaan diindikasikan terjadi penyimpangan anggaran tahun 2009 sebesar Rp13,08 miliar.
    Fz/At/Kl)

    BalasHapus
  14. Apa khabarnya? Minal Aidin Wal Faidizin, mohon maaf lahir dan bathin ya?

    BalasHapus
  15. Sejak awal berdirinya di tahun 1966, Ancol Taman Impian atau biasa disebut Ancol sudah ditujukan sebagai sebuah kawasan wisata terpadu
    oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Pemda DKI menunjuk PT Pembangunan Jaya sebagai Badan
    Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan peningkatan perekonomian nasional serta daya
    beli masyarakat.

    Sejalan dengan perkembangan perusahaan yang semakin meningkat di tahun 1992 status Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol diubah
    menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol sesuai dengan akta perubahan No. 33 tanggal 10 Juli 1992 sehingga terjadi perubahan kepemilikan dan
    prosentase kepemilikan saham, yakni 20% dimiliki oleh PT Pembangunan Jaya dan 80% dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta.

    Pada 2 Juli 2004 Ancol melakukan "go public" dan mengganti statusnya menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk., dengan kepemilikan saham 72%
    oleh Pemda DKI Jakarta dan 18% oleh PT Pembangunan Jaya dan 10% oleh masyarakat.

    Langkah "go public" ini dilakukan untuk lebih meningkatkan kinerja perusahaan, karena akan lebih terkontrol, terukur, efisien dan
    efektif dengan tingkat profesionalisme yang tinggi serta menciptakan sebuah Good & Clean Governance. Kinerja dan citra yang positif ini akan menjadikan perusahaan terus tumbuh dan berkembang secara sehat dimasa depan.

    PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk juga melakukan upaya repositioning dengan diluncurkannya logo Ancol yang baru pada 10 Juli 2005.

    Perubahan tersebut tidak semata mengganti logo perusahaan, tetapi juga untuk memacu semangat dan budaya perusahaan secara keseluruhan.

    BalasHapus
  16. Pencurian APBD di Banten dalam Pemilukada Tangerang Selatan 2010, diduga kuat dipakai Airin Rachmi Diany & WAWAN Chasan Sochib

    "Penyimpangan Rp13,08 miliar, Ratu Atut Chosiyah Dihimbau Belajar ke Tangerang Agar Jangan DIpakai untuk Airin Rachmi Diany Pilkada di Tangsel 2010 Ini"

    Sabtu, 26 Juni 2010, 07:58 WIB

    Pemerintah Provinsi Banten diminta belajar laporan keuangan ke Kota Tangerang atau Kabupaten Tangerang sehubungan penemuan Badan Pemeriksa Keuangan tentang penyimpangan APBD 2009 sebesar Rp13,08 miliar.

    "Saya sangat kecewa dan prihatin laporan hasil pemeriksaan (LHP) ditemukan adanya penyimpangan anggaran," kata Agus R Wisas, salah seorang anggota Komisi IV DPRD Banten, Jumat (25/6/2010).

    Ia mengatakan, semestinya Pemprov Banten belajar laporan keuangan ke Kabupaten Tangerang atau Kota Tangerang

    Sebab kedua daerah tersebut sudah tiga kali mendapat penghargaan terbaik Wajar Tanpa Pengecualian (WDP) dari BPK.

    "Jika Gubernur Banten belajar ke daerah itu, kemungkinan dalam laporan hasil pemeriksaan menjadi lebih baik,"ujarnya.

    Kalau Pemprov Banten mau studi banding ke dua daerah itu dan jangan sampai jauh-jauh ke luar daerah.

    Selama ini, BPK menilai laporan keuangan APBD Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang sangat baik sehingga perlu belajar kepada mereka.

    Pengalaman terburuk bagi Pemprov Banten, atas temuan BPK dalam laporan hasil pemeriksaan diindikasikan terjadi penyimpangan anggaran tahun 2009 sebesar Rp13,08 miliar.
    Fz/At/Kl)

    BalasHapus
  17. Horreee.... Ketua MK Mahfud MD dapat saya kibuli karena para pemenang 20 partai kecil dari 21 kursi akhirnya tidak digubris sama Mahfud MD. Biar mampus itu partai-partai kecil. Kenapa tidak gabung sama PDIP saja partai saya yang besar dan jaya? Sutiyoso Mantan Gubernur DKI saja gabung sama Megawati.

    (Salam Sejahtera: Iman Perwira Bachsan/KPUD Tangsel Merdeka!)

    BalasHapus
  18. Keluarga Airin Rachmi Diany sama Ratu Atut Chosiyah memang sudah terkenal kejahatan dan kejanggalan didalam melakukan transaksi bisnis dan politik. Mereka berasa hebat dan bermain tuhan tuhan kecil karena GOLKAR jaya dan Akbar Tanjung menyatakan mampu meraih 30% suara pada Pilpres dan Pileg yang akan datang. Wiuh! Arogan luar binasa!

    BalasHapus
  19. airin rachmi diany, Koruptor Banten, ipar ratu atut chosiyah

    Ditanya JPU, Chasan Sochib Berang

    thursday, July 24, 2008 Diposting oleh Banten Corruption Watch

    Label: H.Chasan Sochib bapak airin rachmi diany walikota tangsel 2010 Ditanya JPU, Chasan Sochib Berang Selasa, 22-Juli-2008, 07:49:41

    Radar Banten SERANG – Senin (21/7), Direktur Utama PT Sinar Ciomas Raya Contractor (SCRC) Chasan Sochib kembali dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan lingkar dan drainase Pasar Induk Rau (PIR) di Pengadilan Negeri Serang.Dalam sidang, dia marah besar ketika ditanya jaksa penuntut umum (JPU). Hal itu terjadi ketika salah satu JPU dalam perkara tersebut, Edi Dikdaya, menanyakan tentang bukti tertulis yang mendasari pembangunan jalan lingkar dan drainase PIR.

    Dengan nada tinggi, Chasan Sochib justru balik bertanya, “Ada eksekutif dan legislatif di sini nggak?.” Edi Dikdaya tidak menanggapi pertanyaan itu lantaran pertanyaannya tidak dijawab saksi. Sikap itu justru membuat Chasan Sochib naik pitam dan menuding-nuding JPU. “Ini jelas mau membenar-benarkan yang salah dan menyalahkan yang benar. Ini mau menghancurkan NKRI,” tukasnya seraya meminta wartawan mencatat perkataannya dan meminta kuasa hukum Aman Sukarso, Efran Helmi Juni dan Gusti Endra, berbicara.

    “Ngomong, jangan diam saja,” katanya. Perintah ini dituruti kuasa hukum, namun ketika Helmi Juni dan Gusti Endra hendak bertanya mengenai proyek PIR, Chasan Sochib marah lagi. “Geus, ulah ngomong proyek, lieur (Sudah, jangan bicara proyek, pusing-red),” tukasnya.

    Melihat itu, Ketua Majelis Hakim Maenong didampingi Sabarudin Ilyas dan Toto Ridarto memutuskan untuk menghentikan kesaksian Chasan Sochib. Sikap tersebut tidak ditunjukkannya pada awal persidangan. Menurut Chasan Sochib, pembangunan jalan lingkar dan drainase PIR adalah permintaan mantan Bupati Serang Bunyamin lantaran Pemkab Serang tidak memiliki anggaran pembangunan.

    Padahal, PIR akan diresmikan Presiden RI saat itu, Megawati Soekarnoputri. Saksi menyerahkan pula bukti berupa surat tentang permohonan dari Pemkab Serang kepada Gubernur Banten untuk membantu pembayaran jalan akses 5 link PIR.

    Surat bernomor 620/2477/Dal_Bang tertanggal 9 Mei 2006 tersebut ditandatangani Bupati Serang Taufik Nuriman. Dia juga menyerahkan kopian surat bernomor 170/595/DPRD tak tertanggal yang ditandatangani Ketua DPRD Kabupaten Serang Hasan Maksudi. Surat itu berisi rekomendasi dari DPRD Kabupaten Serang agar Bupati Serang memohon bantuan pembayaran jalan lingkar PIR kepada Gubernur Banten.

    Kendati demikian, saksi mengakui, proyek senilai sekitar Rp 9 miliar tersebut tidak dilakukan melalui proses pelelangan. Surat Perintah Kerja (SPK), diakuinya pula tidak diterbitkan. “Kalau nunggu tender, nunggu SPK, nggak jadi diresmikan presiden. Padahal itu kan kebangggaan,” katanya. Mantan Kabid Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Serang Komarudin juga dihadirkan sebagai saksi. Seperti saksi-saksi sebelumnya, dia juga mengatakan jika pembayaran proyek senilai Rp 1 miliar diambil dari pos pemeliharaan jalan dan jembatan APBD Kabupaten Serang 2005.

    Lantaran Keputusan Gubernur Banten mengenai penggunaan bantuan block grant belum turun. “Makanya, kita membahasnya karena kondisi saat itu adalah kondisi tidak normal atau darurat. Merujuk pada Pasal 28 ayat (4) UU RI Nomor 17 Tahun 2003, kami memutuskan untuk menerbitan Surat Keterangan Otorisasi (SKO) sebagai dasar pembayaran yang sifatnya mendahului anggaran,” terangnya sambil mengatakan, pos pemeliharaan jalan dan jembatan itu terbayar saat dana block grant dicairkan pada penetapan APBD Perubahan 2005. (dew)

    9 Januari 2011 02.18

    BalasHapus
  20. Blog dan artikelnya bagus juga, komentar juga ya di blog saya www.when-who-what.com

    BalasHapus
  21. Kenapa Christine Panjaitan nggak bisa besar hati kepada Marissa Haque & Ikang Fawzi seperti Reza mantannya Adjie Massaid sama Angelina Sondakh? Nih baca deh:

    Almarhum Adjie Massaid Pernah Menghadiahi Istrinya, Angelina Sondakh Mobil Dengan Plat 'B 2 AJI'

    Arti di balik plat nomer mobil yang dihadiahkan almarhum Adjie Massaid kepada istrinya sangatlah bermakna bagi Angelina Sondakh. Makna dari plat 'B 2 AJI', itu maksudnya adalah bahwa kemanapun Angie pergi dengan membawa mobil tersebut maka serasa Ajie tetap bersama dirinya.

    Adjie menurut Angie adalah sosok suami yang sangat romantis, semasa mereka masih bersama, Angie mengaku selalu dimanjakan oleh mendiang Adjie. Semisal pada saat ulang tahun Angie, Adjie tak lupa untuk selalu memberikan hadiah untuk istrinya. Adjie juga dikenal oleh teman-temannya sebagai sosok teman yang selalu hangat dengan siapapun.

    Pada waktu Adjie bersama keluarganya pergi ke Belanda, sesampai di sana anak-anaknya dititipkan kepada Omanya, dan dia bersama Angie istrinya hanya berjalan-jalan berdua saja. Inilah sisi romantisme Adjie yang lain, dia sangat begitu memanjakan istrinya dan selalu hanya ingin berdua saja.

    BalasHapus